Jenis Dan Perbedaan Kayu JAti Untuk Furniture Indonesia

kayu jati emas untuk furniture indonesia

kayu jati by FAA Jati Furniture

 

Pasti rata – rata masyarakat Indonesia sudah tahu apa itu kayu jati . Jenis kayu tersebut biasa di gunakan sebagai  bahan baku pembuatan furniture Indonesia khususnya furniture kualitas jepara . Meskipun rata – rata orang sudah mengenal tentang kayu ini , tetapi tidak semua orang mengetahui jenis dan perbedaannya . Oleh karena itu , di artikel ini kita akan bahas tuntas tentang jenis dan perbedaannya . Agar pembaca dapat mengetahui jenis dan perbedaan tersebut . Dengan mengetahui jenis dan perbedaannya , pembaca akan dapat menentukan dengan bijak bahan kayu apa yang cocok untuk pembuatan furniturenya nanti .

Apa jenis dan perbedaan kayu jati untuk furniture Indonesia ?

Ya , ada beberapa jenis kayu jati yang ada di Indonesia . Masing – masing mempunyai karakteristik yang berbeda pula . Dengan karakteristik  yang berbeda itu , tentu masing – masing mempunyai kekurangan dan kelebihan . Sebelum kita mengulasnya , akan saya jelaskan sedikit tentang kayu jati . Kayu ini dalam nama ilmiahnya adalah tectona grandis . Kayu yang memiliki urat bagus , berminyak ,dan kadar air yang terkandung di dalam kayu tergolong rendah ini sangatlah ulet . Sehingga tidak heran kalau para produsen furniture Indonesia khususnya furniture kualitas jepara sangatlah suka memakai kayu jenis ini untuk produk mebel jeparanya . Berikut jenis dan perbedaan jati yang ada di indonesia .

Jenis kayu jati untuk furniture Indonesia

  1. Kayu jati rakyat . Kayu ini didominasi dengan batang pohon yang bengkok . Dengan kata lain , batang pohonnya lebih banyak bengkokan daripada yang lurus . Dengan masa pertumbuhan yang lumayan lama ,yaitu antara 15 sampai 25 tahun sampai siap untuh bahan produksi furniture . Sehingga pori – pori kayu jenis ini lebih padat , Dan bagian Gubal untuk kayu jenis ini lebih sedikit .
  2. Kayu jati emas . Kayu jenis ini memiliki batang pohon yang lurus dan menjulang ke atas .  Masa pertumbuhan kayu jenis ini lebih singkat dari pada jati rakyat , yaitu antara 7 sampai 15 tahun . Jati emas biasa di gunakan untuk memproduksi furniture yang berdimensi lurus ,dan lebar. Akan tetapi kekurangan kayu jenis ini adalah : pori – pori kayu yang lebih besar dan teksturnya kurang padat , karena masa pertumbuhannya yang tergolong cepat .
  3. Kayu jati perhutani . Kenapa di sebut jati perhutani ? Jawabannya karena dari mulai pembibitan sampai penebangan kayu semua dikelola dan di bawah pengawasan PT. PERUM PERHUTANI . Nama lain dari jenis kayu ini adalah jati TPK . Kayu jenis ini memiliki kualitas lebih bagus dengan 2 jenis kayu lainnya . OLeh karena itu kayu jenis ini menjadi primadona para konsumen Produk furniture Indonesia kualitas jepara . Kekurangan untuk kayu jenis ini adalah harganya yang lebih mahal .

Jenis kayu jati mana yang cocok untuk produk furniture di Indonesia ?

Dengan membaca ulasan di atas kita tentunya sudah bisa memilih , kayu mana yang cocok untuk bahan dasar furniture Indonesia khususnya furniture kualitas Jepara . Semua jenis kayu cocok untuk produk furniture indonesia .Namun untuk memperoleh hasil yang maksimal , dan terbaik . maka jenis jati perhutanilah yang paling cocok .

Kayu Jati Perhutani untuk furniture indonesia

kayu jati by FAA Jati Furniture

 

Demikianlah sedikit ulasan Tentang jenis dan perbedaan kayu jati untuk produk indonesia furniture .

Terimakasih .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *